PILKADA MEDAN

Baliho Ilegal Redi Muncul Karena Pasangan Demokrat-Gerindra Itu Belum Terkenal Luas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 06 September 2015, 13:55 WIB
Baliho Ilegal Redi Muncul Karena Pasangan Demokrat-Gerindra Itu Belum Terkenal Luas
Pasangan Redi
rmol news logo . Munculnya baliho yang tidak resmi atau ilegal milik pasangan calon walikota dan wakil walikota Medan, Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma (Redi) muncul karena keduanya sangat butuh sosialiasi.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Arifin Saleh Siregar mengatakan, pasangan Redi yang belum dikenal luas oleh warga Medan menurutnya menjadi pemicu utama pemasangan baliho yang melanggar aturan tersebut.

"Mereka sangat butuh sosialisasi, agar dikenal oleh warga Medan," katanya seperti dilaporkan MedanBagus.com, Minggu (6/9).

Arifin menjelaskan, terdapat perbedaan mendasar antara dua pasangan calon yang maju di Pilkada Medan 2015, yakni pasangan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution (Benar) dan pasangan Ramdhan Pohan-Eddie Kusuma (Redi).

Pasangan Benar menurutnya diuntungkan dengan status sebagai calon incumben, sehingga mereka relatif lebih dikenal warga dibanding pasangan Redi.

"Ramadhan Pohan meskipun pernah menjadi anggota DPR RI, namun dia bukan asal dapil Sumut, demikian juga pasangannya, Eddie Kusuma, orang tidak kenal dengan mereka," tukas Arifin.

Diketahui, pasangan Redi diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Sementara partai lainnya memberikan dukungan kepada pasangan Benar. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA