Petugas kali pertama menangkap Agus yang berperan sebagai penadah hasil pembegalan. Dia ditangkap di rumah kosnya, di Jalan Cokkonuri, sekira pukul 02.00 Wita. Selanjutnya, petugas kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, Noldi dan Irfan yang berperan sebagai eksekutor berhasil ditangkap. Keduanya juga terpaksa dilumpuhkan saat berusaha melawan dan kabur dari sergapan petugas.
Dari keterangan keduanya, mereka tidak hanya membegal seorang anggota Polwan yang bertugas di Polrestabes. Namun, diantara beberapa korbannya, satu diantaranya diketahui adalah Kowad (Korps Wanita TNI AD). Aksi begal keduanya pun dilakukan hanya dalam sehari. Tepatnya pada Rabu lalu (19/8).
Kepada polisi mereka mengaku membegal polwan di Jalan Bawakaraeng, Makassar. Sementara saat membegal Kowad mereka beraksi di wilayah Ujung Pandang. "Kami lahtidak tahu pak kalau mereka itu anggota," ungkap Noldi.
Diketahui, sebagaimana dilansir
JPPN, ketiga pelaku merupakan kawanan dari dua pelaku yang telah tertangkap Minggu (23/8) lalu. Mereka adalah Akbar dan Agus yang ditangkap oleh jajaran Unit Opsnal Polsek Ujung Pandang. Total, sudah dua Polwan yang menjadi korban dari kawanan ini.
Kanit Resmob Polrestabes Makassar AKP Edy Sabhara menegaskan, masih melakukan pencarian terhadap beberapa pelaku lainnya. Aksi kawanan ini disebutnya terorganisir dengan berbagi tugas dan waktu operasi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: