MUKTAMAR NU KE-33

Gus Mus Mundur, Kiai Ma'ruf Jabat Rais Aam Syuriyah PBNU

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 06 Agustus 2015, 04:34 WIB
Gus Mus Mundur, Kiai Ma'ruf Jabat Rais Aam Syuriyah PBNU
Gus Mus/net
rmol news logo . Rais Aam Syuriyah (Ketua Umum Dewan Syuro) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode 2015-2020 akhirnya dijabat oleh KH. Ma'ruf Amin.

Awalnya, para anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) Muktamar Nahdlatul 'Ulama (NU) ke-33 memilih KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) sebagai Rais Aam Syuriyah. Tapi, karena Gus Mus tidak bersedia, akhirnya secara otomatis wakilnya, Kiai Ma'ruf menjadi Rais Aam.

"Kami sudah menerima surat ketidakbersediaan Gus Mus, maka Kiai Ma'ruf Amin menjadi ketum sesuai rapat Ahwa (menggantikan Gus Mus)," kata Pimpinan Sidang KH. Ahmad Muzaki, Kamis dinihari (6/8).

Sebelumnya, sembilan kiai yang ditunjuk sebagai Ahwa menunjuk Gus Mus menjadi Rais Aam Syuriyah PBNU, sementara Kiai Ma'ruf Amin menjadi wakil Rais Aam.

Dengan demikian, kepengurusan PBNU periode 2015-2020 untuk Rais Aam Syuriyah dijabat oleh KH. Ma'ruf Amin, sementara Ketua Umum Tanfidziyah dijabat oleh incument, KH. Said Aqil Siradj. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA