Sidang Tahunan MPR Ajang Penilaian Terhadap Lembaga Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 29 Juli 2015, 17:06 WIB
Sidang Tahunan MPR Ajang Penilaian Terhadap Lembaga Negara
zulkifli hasan/net
rmol news logo . Sidang tahunan MPR RI akan menjadi konvensi baru dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Sidang tahunan juga diharapkan mampu menciptakan kebersamaan, keterbukaan, dan akuntabilitas lembaga negara yang kemudian berujung pada idealnya sebuah pemerintahan.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa melalui sidang ini masyarakat bisa memberikan penilaian kepada kinerja lembaga negara. Fungsi-fungsi legislatif juga bisa lebih diperaktif usai pemaparan laporan.

"Dan bagi lembaga negara juga akan berdampak lebih transparan, terbuka dan akuntabel. Itulah tujuan demokrasi, sebesar-besarnya demi kesejahteraan rakyat," ujarnya saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta (Rabu, 29/7).

Ditegaskan ketua umum PAN itu bahwa tidak ada batasan bagi lembaga negara dalam memaparkan laporan kinerjanya.

"Banyak persoalan dan prestasi yang sudah dicapai lembaga-lembaga negara dan itu patut diketahui seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.

Setidaknya, ada delapan lembaga negara yang akan menyampaikan laporan dalam sidang tahunan tersebut, yakni MPR, DPR, DPD, Presiden, MA, MK, BPK, dan KY. Masing-masing lembaga, rencananya, akan diberi waktu 30 hingga 45 menit untuk menyampaikan pemaparan laporan. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA