Oso, begitu Oesman disapa, menanggapi laporan itu dengan mengirim orang untuk mengecek kebenaran angka buta huruf tersebut. Selain itu, Oso juga berjanji akan membantu desa-desa yang masih memiliki tingkat buta huruf yang tinggi.
"Kita akan bantu," ujarnya dalam kunjungan kerja ke Kubu Raya, Kalimantan Barat (Rabu, 15/7).
Dari kejadian itu, Oesman mengatakan bahwa informasi penting ini hanya bisa didapat melalui kunjungan ke daerah atau turba. Menurut dia, dari setiap kunjungan ke daerah, ada kesempatan bertatap muka dengan jajaran di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan camat untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat.
"Saya juga mendorong agar kepala daerah turun ke bawah, camat dan kepala desa juga didorong turun ke bawah agar mengetahui fakta di lapangan," sambungnya.
Sementara itu, kehadiran Oso di Pontianak mendapat sambutan baik oleh Walikota Pontianak Sutarmidji. Menurut Sutarmidji, sudah banyak yang diperjuangkan Oesman di Kalimantan Barat. Salah satu yang diperjuangkan Oesman adalah menyumbang pembangunan Masjid Al Mujahidin hingga rampung.
"Kami bangga dengan Pak Oesman Sapta," ujarnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: