Demikian disampaikan pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) MPR Achmad Dimyati Natakusumah di sela seminar nasional bertema 'Kiprah Masyarakat Agama dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama dan Keutuhan NKRI' yang digelar di Hotel Mega Anggrek, Jakarta (Minggu, 12/7 ).
Padahal, lanjutnya, usaha menjaga kerukunan umat beragama saat ini banyak mengalami gangguan. Yang membuat miris gangguan terbesar justru datang dari dalam negeri sendiri.
"Gangguan besar juga bisa berasal dari elit-elit politik dan kekuasaan. Itulah mengapa rakyat diharapkan kesungguhannya dalam memilih pemimpin yang baik dan amanah," ujar Dimyati.
Dimyati juga mengingatkan bahwa ke depan tantangan bangsa sangatlah besar dan berat serta kompleks. Seperti perekonomian yang memburuk dan pengangguran makin meningkat.
"Melihat kondisi seperti itu, kita semua berharap peran para ulama dan peran para tokoh agama untuk terjun langsung membuat sejuk umat dan membuat sejuk seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.
Ditambahkan Dimyati, yang harus diperbuat untuk menghadapi tantangan bangsa sekaligus menjaga keutuhan dan kerukunan beragama adalah seluruh rakyat Indonesia merasakan sebagai satu saudara, satu nasib dan sepenanggungan.
"Jika bangsa ini sudah merasa sebagai satu keluarga, satu darah, maka akan mampu menjaga kerukunan antar umat beragama, menjaga keutuhan bangsa. Sekaligus mampu menghadapi tantangan bangsa baik internal atau global," tandasnya.
Adapun, seminar nasional itu sendiri diselenggarakan Fraksi PPP MPR bekerja sama dengan Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam ( FKPAI ). Dengan diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan majelis talim dan masyarakat umum se-Jakarta Barat.
[wah]
BERITA TERKAIT: