"Dalam bonus demografi semakin banyak usia produktif," ujarnya.
Meski demikian, Lalu menegaskan dalam bonus demografi harus ada lapangan pekerjaan dan perempuan masuk pasar kerja.
Hal ini dikatakan Lalu itu saat dirinya menjadi narasumber dalam Dialog 4 Pilar MPR yang tayang stasiun televisi swasta, kemarin (Senin, 29/6).
Narasumber lain yang juga hadir, M. Ali Taher selaku ketua Fraksi PAN di MPR, mengatakan bahwa saat ini pemerintah belum memberi hak-hak konstitusional.
"Apakah pemerintah sudah memberi pekerjaan yang layak pada masyarakat?" tanya Ali.
"Apakah negara sudah memberi akses kepada masyarakat untuk membuka usaha?" tanyanya lagi.
Menurut Ali bila pemerintah belum bisa memberi lapangan pekerjaan dan akses usaha maka sebaiknya fokus memberi pendidikan formal dan ketrampilan agar siap pakai dalam dunia kerja.
Diakui IPM bangsa Indonesia masih di bawah. Sebab negara belum berpihak pada rakyat dalam dunia pendidikan maka output lulusannya bekerja pada pekerjaan kasar. Untuk itu Ali menegaskan politik anggaran pendidikan harus mampu meningkatkan kemampuan.
Negara dikatakan harus melakukan percepatan dalam meningkatkan ketrampilan masyarakat melalui balai latihan kerja. Pemerintah harus tahu potensi daerah.
Lebih lanjut dikatakan, sumber daya manusia ditentukan oleh pendidikan dan kesehatan. Kedua hal itu masih sangat memprihatinkan Untuk itulah, Ali kembali menekankan pentingnya politik anggaran yang bisa meningkatkan pendidika dan kesehatan masyarakat.
[wid]
BERITA TERKAIT: