Pihak hotel menyatakan masih ada kekurangan pembayaran dari pihak biro perjalanan atau travel. Para jemaah diberangkatkan melalui biro umroh dan travel Jaya Mandiri Bersama Indonesia (JMBI).
Salah satu dari jemaah yang tersandera tersebut adalah produser di MNC Bisnis, Anzar Rasyid. Anzar termasuk dalam rombongan 15 jamaah berangkat dari Indonesia tanggal 5 Mei dan seharusnya pulang tanggal 14 Mei lalu. Namun hingga malam tadi, dia masih tertahan di Jeddah.
Informasi yang diperoleh dari Anzar, sebenarnya para jamaah sudah berinisiatif untuk membeli tiket pulang atas biaya sendiri meskipun biaya tiket sudah termasuk dalam paket umroh yang telah dilunasi jamaah. Namun jemaah tidak bisa membeli tiket karena paspor "disandera" oleh pihak hotel karena ada pembayaran yang belum diselesaikan oleh pihak travel.
Sementara itu, sebagian jamaah yang sudah sepuh kondisinya mulai sakit-sakitan dan ingin segera pulang.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: