Rektor UIN: Tidak Ada Darah Biru dalam Demokrasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 11 Mei 2015, 11:24 WIB
Rektor UIN: Tidak Ada Darah Biru dalam Demokrasi
Kecil Besar
rmol news logo Sistem demokrasi membuka pintu selebar-lebarnya dan memberikan ruang sebesar-besarnya bagi setiap individu untuk terlibat dalam urusan politik dan publik.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof. Dede Rosada, ketika membuka Musyawarah Perwakilan Mahasiswa Universitas (MPMU) 2015 di Aula Harun Nasution, Senin (11/5).

"Tidak ada darah biru dalam demokrasi," ujar Prof. Dede.

Hadir dalam pembukaan MPMU 2015 itu Sofwan MPD dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, anggota DPR RI Ahmad Zacky Siradj, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini dan Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL Teguh Santosa.

"Tugas Anda adalah terus mengembangkan demokrasi Indonesia yang dikenal di dunia," sambungnya.

Prof. Dede juga berpesan agar mahasiswa UIN menjadi mahasiswa yang cerdas dan jujur. Kecerdasan, sebutnya, tidak cukup untuk menumbuhkan demokrasi.

"Demokrasi membutuhkan kejujuran," demikian Prof. Dede. [zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA