Begitu diungkapkan Zulkifli Hasan saat dikunjungi Duta Besar Kuba Enna Viant Valdes di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, (Selasa, 17/3).
"Saya ingin mengundang parlemen Kuba, dan para negara-negara sahabat Indonesia. Agar parlemen negara-negara maju merasakan bahwa Indonesia itu damai meskipun banyak agama banyak etnis, tapi bisa bersatu," ucapnya.
Rencananya, ketua umum PAN itu akan mengajak para parlemen asing untuk mengunjungi keberagaman komunitas agama di Indonesia dan tempat ibadah.
"Nanti akan saya ajak ke NU, Muhammadiyah, PGI, dan Konghucu. Pokoknya, kita kunjungi masjid, gereja, kelenteng, dan lainnya," lanjut Zulhas, sapaan akrabnya.
Ketua MPR memang tengah fokus mengundang parlemen asing ke Indonesia untuk memperlihatkan kepada dunia kalau Indonesia adalah negara yang damai, jauh dari kesan angker, sarang teroris, dan apalagi markas ISIS.
"Kita tunjukkan kalau kita bukan tempat teroris, apalagi ISIS. Pokoknya kalau tindakan teroris kita kutuk habis-habisan," tandas Zulhas.
[rus]
BERITA TERKAIT: