"Ini menyebabkan politik gagal memenuhi difinisi bahwa politik adalah jalan mulia, jalan keluar bagi kemaslahatan umat atau rakyat," kata politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, kepada
Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Senin, 2/3).
Akhirnya, lanjut Eva, politik dan parpol gagal berfungsi sebagai
agent of change untuk transformasi masyarakat dan negara menuju situasi yang lebih baik akibat parpol dipegang politisi-politisi yang berintegritas rendah.
Pernyataan Eva ini terkait dengan niat Dradjad H Wibowo yang mau beristirahat dari politik praktis setelah Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) ke-IV di Bali. Eva berharap Dradjad mengurungkan niatnya. (
Baca: Usai Kongres PAN Bali, Dradjad Wibowo Istirahat dari Politik Praktis)
"Ibaratnya dia
maqom-nya sudah ikon yang merepresentasikan integritas, cerdas, bersih sehingga memelihara harapan masyarakat dan kader-kader PAN, serta kader partai lain, terhada dunia politik. Semoga Pak Zulkifli Hasan menarik DHW ke posisi strategis. PAN dan politik Indonesia akan merugi jika politisi sekaliber DHW mundur dari PAN," demikian Eva.
[ysa]
BERITA TERKAIT: