Ratusan Kader dan Masyarakat Padati Open House Sabam Sirait

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 03 Januari 2015, 19:16 WIB
Ratusan Kader dan Masyarakat Padati <i>Open House</i> Sabam Sirait
rmol news logo . Mengawali awal tahun, pendiri PDI Perjuangan, Sabam Sirait, menggelar open house. Hadir dalam open house ini ratusan kader partai dan masyarakat sekitar.

Hadir pula pengurus partai dari tingkat ranting (kelurahan), anak cabang (kecamatan), cabang (kota) hingga tingkat DPD. Hadir juga beberapa anggota DPR seperti Adian Napitupulu dan Dwi Ria Latifa, serta Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Joni Simanjuntak, anggota DPRD Merry Hotma dan Sekretaris DPD Pantas Nainggolan. Acara terasa sangat meriah dan hadirin larut dalam kegembiraan.

Dalam kesempatan ini, mantan aktivis Reformasi yang kini jadi anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu memberi kesaksian soal Sabam. Katanya, saat ini cukup sulit menemukan anggota DPR yang bisa ditelepon dan dikontak kapan saja oleh rakyat, dan tidak mudah menemukan wakil rakyat yang mau mendengarkan keluhan rakyat kapan saja.

Di antara tokoh yang sedikit itu adalah Sabam Sirait. Sabam Sirait selalu membuka pintu terbuka untuk rakyat, bahkan mau mengangkat telepon jam empat pagi hanya untuk mendengar pengaduan rakyat.

"Pastilah rakyat rindu memiliki wakil di DPR seperi Bang Sabam yang bisa dihubungi kapan saja untuk mendengar jerit dan keluh kesah rakyat tanpa birokrasi berbelit-belit," kata Adian di kediaman Sabam di Jalan Depsos I, Jakarta Selatan (Sabtu, 3/1).

Hal senada disampaikan mantan anggota DPR yang kini masih menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Jambi, Irsal Yunus. Dalam pandangan Irsal, Sabam adalah sosok yang fokus dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

"Ia konsisten, apapun yang terjadi. Dalam memperjuangkan aspirasi rakyat itu ia tak kenal pasang surut, dengan selalu memegang teguh idealisme demi NKRI," ungkap Irsal Yunus.

Hal tak kalah penting, lanjut Irsal, Sabam sangat peduli pada proses kaderisasi. Maka tak heran ia selalu memperhatikan semua kader, dan menjada pertemanan yang baik dengan para senior partai.

Menurut anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Dwi Ria Latifa, Sabam merupakan orang tua dan guru bagi kader-kader PDIP Perjuangan. Ia selalu memberi masukan dan kritik pada kader bila dinilai ada yang kurang tepat.

"Tapi kritiknya itu disampaikan dengan cara khas beliau, sehingga tidak membuat orang lain tersinggung," ungkap Dwi Ria, sambil mengatakan bahwa sikap politik Sabam selama ini adalah teladan berharga bagi kader.

Bukan hanya tokoh partai yang punya kesan mendalam dengan Sabam, melainkan juga para kader di bawah. Wakil Ketua PAC Pesanggarahan Jakarta Selatan, Sahid, menegaskan bahwa Sabam selalu memberi semangat pada kader di bawah. Bila ada kegiatan, ia selalu melibatkan struktur partai.

"Ia sangat baik pada kader. Ia adalah teladan yang selalu menekankan gotong royong. Gotong royong ini harus dilakukan semua orang tanpa pandang bulu," ungakp Sahid, yang sudah menjadi kader partai sejak tahun 1987.

Pernyataan Sahid ini diamini oleh Bendahara PDIP Pesanggarahan, Suhartono. Kata Suhartono, Sabam adalah pendiri partai yang tanpa lelah terus berjuang dan memberi masukan. Sabam juga adalah politisi yang selalu menekankan bahwa kepentingan negara dan bangsa harus jadi perhatian utama partai.

"Beliau pernah datang hadir dalam rapat ranting petukangan. Bayangkan, senior dan pendiri partai datang ke acara konsolidasi partai tingkat ranting dan mengobrol dengan kader tanpa jarak," demikian Suhartono. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA