Megawati Effect Jauh Lebih Berasa Dibanding Jokowi Effect

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 09 April 2014, 17:38 WIB
<i>Megawati Effect</i> Jauh Lebih Berasa Dibanding <i>Jokowi Effect</i>
megawati-jokowi/net
rmol news logo . Dari dinamika hitung cepat yang kini sedang berlangsung, sepertinya PDI Perjuangan hanya memperoleh 21-23 persen.

Angka ini cukup menggambarkan bahwa tidak ada Jokowi effect, dan angka ini cukup digerakkan oleh mesin partai saja atau basis massa yang ada di Jakarta atau Jawa Tengah saja. Dan angka ini juga sejatinya merupakan kekuatan riil PDI Perjuangan sebagai oposisi.

Ini juga membuka fakta lain. Pengaruh Megawati jauh di atas Jokowi. Faktanya, pada Pemilu 1999, ketika Megawati tampil setelah lama ditekan Orde Baru, PDI Perjuangan memperoleh 33 persen suara. Saat itu, PDI Perjuangan berhasil menampung suara nasionalis plus kelompok anti Orba dan anti Soeharto.

Artinya, Megawati effect jauh berasa di atas Jokowi effect. Di luar itu, fakta lain juga, Jokowi effect pada dasarnya bubles media saja, dan tidak mempu menampung kekuatan anti status-qua, atau anti Demokrat dan SBY.

Dan ini membuktikan, bahwa memang selama ini tidak ada usaha sistematis untuk merangkul kekuatan oposisi di luar SBY. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA