Namun sekalipun dirasa berat, tapi tak menyurutkan tekad Muflizar. Caleg Hanura nomor urut lima ini siap berkompetisi. Mantan Komisioner KPUD DKI Jakarta ini pun menyiapkan strategi khusus agar terpilih di pemilu mendatang. Misalnya,
blusukan ke beberapa wilayah yang belum tersentuh caleg incumbent dan caleg dari partai lainnya. Di setiap turun ke masyarakat, Muflizar juga menjanjikan bakal menyerahkan sepenuhnya dana aspirasi jika kelak diberi amanat duduk di Senayan.
"Dana aspirasi yang diterima itu cukup besar, setiap saya turun ke pemilih saya bertekad bakal menghibahkan sepenuhnya dana aspirasi yang diterima, berapapun jumlahnya akan saya serahkan," tutur Muflizar di Posko Babarengan, Jalan Pramuka, Kuningan (Minggu, 2/3).
Menurutnya, dana aspirasi anggota DPR yang jumlahnya cukup fantastis itu jika dikelola dengan tepat sasaran diyakini mampu meningkatkan kesejahtraan masyarakat setempat. Bila dihitung, dalam setahun, dana aspirasi itu mencapai Rp 800 juta. Atau, sekitar Rp 4 miliar dalam lima tahun.
Muflizar berjanji bakal memberikan dana aspirasi tersebut untuk masyarakat di Dapil Jabar X dengan berbagai cara. Misalnya membentuk yayasan yang mengelola dana aspirasi. Dana itu pun akan dikonvensi dengan bentuk lain selaun uang sepeti dalam bentuk pupuk, pangan dan obat-obatan.
Dalam kesempatan ini, Muflizar, yang selalu memberi bantuan pada janda dan anak yatim setiap dua kali dalam sebulan ini, juga memberikan kartu penggerak kader hanura yang berfungsi sebagai kartu asuransi. Pemilik asuransi yang meninggal dunia bakal diberi santunan sebesar 10 juta dari Bappilu DPP Hanura yang bekerja sama dengan MNC.
[ysa]
BERITA TERKAIT: