Tarik Menarik Kepentingan Bikin Proses Pergantian Wakapolri Berjalan Lamban

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 27 Februari 2014, 07:24 WIB
Tarik Menarik Kepentingan Bikin Proses Pergantian Wakapolri Berjalan Lamban
oegroseno/net
rmol news logo . Proses pergantian Wakapolri Komjen Oegroseno, yang akan pensiun pada akhir Februari 2014 ini, terlihat berjalan sangat alot.

Hal ini terjadi, kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane,  karena memang ada tarik menarik yang kuat di lingkungan elit Polri untuk memilih antara jenderal bintang tiga senior yang sudah mau pensiun dengan jenderal bintang dua yang potensial.

"Akibat tarik menarik ini proses pergantian Oegroseno menjadi lamban. Bahkan sampai detik-detik terakhir, nama pengganti Oegroseno belum diumumkan. Padahal masa tugas Oegroseno tinggal hitungan jam," kata Neta beberapa saat lalu (Kamis, 27/2).

Neta sendiri berpandangangan, ada dua kriteria utama dalam memilih calon Wakapolri. Kedua kriteria bertujuan agar perubahan dan profesionalisme Polri tetap bisa bergulir.

Kriteria pertama, calon Wakapolri harus dari angkatan dan usia yang lebih muda dibanding Kapolri Sutarman. Kriteria kedua, calon Wakapolri jangan dipilih dari perwira tinggi atau jenderal senior yang sudah mau pensiun. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA