IMPOR BERAS

Fadli Zon: Indonesia Butuh Pemimpin Kuat untuk Berantas Pemburu Rente

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 03 Februari 2014, 14:17 WIB
Fadli Zon: Indonesia Butuh Pemimpin Kuat untuk Berantas Pemburu Rente
ilustrasi/net
rmol news logo . Indonesia membutuhkan pemimpin yang tegas dan kuat untuk menghilangkan perburuan rente.

"Kepemimpinan yang lemah, penuh keraguan, atau bersandar pada citra semata, hanya membawa kemunduran bangsa," kata Sekjen Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Fadli Zon, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 3/2).

Pernyataan Fadli, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, terkait dengan masuknya beras impor asal Vietnam jenis medium secara ilegal ke Indonesia.

Menurut Fadli, kasus ini, selain membuktikan gagalnya pemerintah mengelola kedaulatan pangan, juga menunjukkan ada permainan para mafia impor yang seringkali melakukan praktik kartel. Para mafia ini memanfaatkan kelemahan pemerintah, seperti kelemahan akurasi data pangan dan penegakan hukum.

"Impor beras dimanfaatkan kelompok pemburu rente (rent seeker) yang bertujuan melakukan akumulasi kapital untuk membiayai aktivitas politik yang dilakukannya," demikian Fadli. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA