Ini adalah pertemuan pertama ProDem dengan Hatta sejak kisruh internal yang diselesaikan di Bandung bulan Oktober tahun lalu. Dalam Kongres V Majelis ProDem di Gedung Indonesia Menggugat itu Ruswandi terpilih sebagai Ketua Presidium ProDem. Sementara Firman Tendry terpilih sebagai Sekretaris Jenderal.
Kongres V di Bandung ini mengakhiri sengketa yang terjadi pada periode sebelumnya antara kubu ketua dan kubu sekjen.
Dalam kunjungan ke kediaman dinas Hatta Rajasa yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu delegasi ProDem dipimpin Sekjen Firman Tendry dan Bendahara Umum Adam Wahab.
Hatta menyambut baik hasil Kongres V ProDem di Bandung. Sebagai mantan aktivis Hatta dapat memahami dinamika yang berkembang di kalangan aktivis. Satu hal yang mesti dijaga, menurut Hatta, adalah sifat utama aktivis.
"Aktivis adalah orang yang peka terhadap perubahan dan berinisiatif memimpin perubahan," ujarnya.
Hatta juga berterima kasih bila partai yang dipimpinnya dinilai sebagai partai yang merepresentasikan ruh aktivis. PAN, sebutnya, berusaha menjadi
melting pot yang dapat menampung sebanyak mungkin aktivis.
"Partai politik harus bisa mengoperasionalisasikan pikiran anak-anak muda tentang Indonesia baru di masa depan. Saya membrikan tempat untuk sebanyak mungkin kawan-kawan pemuda," demikian Hatta.
Dalam kesempatan itu ProDem mengingatkan bahwa PAN adalah partai politik yang lahir dari rahim reformasi. Dengan predikat itu, sudah semestinya Hatta Rajasa dan seluruh fungsionaris PAN menjaga diri agar tidak terjerumus pada tindakan-tindakan yang melanggar hukum.
[ysa]
BERITA TERKAIT: