“Kami terus berusaha mengumpulkan data-data untuk keperluan investigasi dan anaslisis insiden tersebut,†kata Kepala KNKT, Tatang Kurniadi, kepada
Rakyat Merdeka, kemarin.
Tatang menegaskan, masyarakat perlu memahami bahwa peristiwa ini adalah kecelakaan kendaraan darat, bukan diidentikkan sebagai kecelakaan kereta api.
“Ini kan kecelakaan antara kereta api dengan truk BBM, bukan kereta api dengan kereta api,†ujarnya.
Berikut kutipan selengkapnya:Kapan hasil investigasi tragedy di Bintaro ini dibeberkan ke publlik?Investigasi tragedi ini kami percepat tiga bulan dari biasanya. Kalau bisanya untuk kecelakaan kereta api memakan waktu enam bulan, tapi ini tiga bulan saja.
Kenapa?Sebab, ini bukan kecelakaan kereta api dengan kereta api. Tapi kereta api dengan truk BBM. Ini termasuk kecelakaan darat, bukan kecelakaan kereta api.
Anda yakin bisa cepat selesai?Ya. Investigasi bisa selesai dalam tiga bulan.
Data apa saja yang sudah dikumpulkan KNKT?Kami sudah mengumbulkan bahan-bahan investigasi berupa data, fakta-fakta lapangan, wawancara, saksi mata dan lainnya.
Proses pengumpulan bahan investigasi itu masih berlanjut. Setelah itu kami melakukan analisis peristiwa yang terjadi itu.
Bagaimana kira-kira hasilnya?Ya, lihat nanti. Yang jelas, kereta api itu memiliki jalur khusus sendiri. Kendaraan lain tidak bisa ganggu. Tapi kami tetap melakukan pemeriksaan lebih dalam mengenai insiden yang terjadi di Bintaro itu untuk perbaikan sistem.
Pihak kereta api tidak salah?Investigasi KNKT tidak dalam posisi menyalahkan salah satu pihak. KNKT melakukan penyelidikan mengenai penyebab dari kecelakaan, sehingga dapat dikeluarkan rekomendasi terkait perbaikan sistem agar tidak terulang lagi kejadian serupa. Tidak mencari siapa yang bertanggung jawab.
Kenapa begitu?Kalau masalah siapa yang salah, itu tugasnya polisi.
Apa ini kelalaian masinis atau sopir truk BBM?Kita akan lihat nanti. Kelalaian yang dinilai KNKT itu bukan semacam kejahatan. Sebab, tidak ada yang ingin insiden itu terjadi, termasuk masinis dan sopir itu.
Apa KNKT memiliki data mengenai perlintasan?Berdasarkan data KNKT di daerah Jawa saja ada 2.000 lintasan sebidang yang memotong jalur kereta api.
Bagaimana dengan peran pemerintah?Pemerintah daerah juga perlu memperhatikan perlintasan kereta api. ***
BERITA TERKAIT: