
. Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul, memastikan sama sekali tidak terlibat dalam dugaan peredaan uang untuk pemenangan Anas Urbaningrum menjadi ketua umum Demokrat dalam kongres di Bandung pada pertengahan 2010.
Sebagai bagian dari tim sukses Anas, Ruhut mengaku hanya bertugas menjadi motivator. Dengan tugas ini Ruhut meyakinkan peserta Kongres Demokrat untuk memilih Anas, yang merupakan mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
"Memberi motivasi pada orang itu memang keahlianku. Urusan uang urusan tim sukses lain. Mereka yang atur," ungkap Ruhut tanpa menyebutkan siapa yang dimaksud dengan tim sukses lain itu.
"Yang pasti, uang yang mengalir itu ibarat bau. Tercium, tapi susah dibuktikan wujudnya, ha ha," ungkap Ruhut.
Hari ini, Ruhut Sitompul dipanggil Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK). Panggilan ini terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di bukit Hambalang. Ruhut akan diperiksa untuk menjadi saksi bagi tersangka Anas Urbaningrum.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: