Prabowo mengatakan hal itu saat memberikan dua ekor sapi kurban kepada Pondok Pesantren Darul Amal, Sukabumi, Jawa Barat, bersama mantan Dubes Indonesia untuk RRC Mayjend TNI (Purn) Sudrajat selaku pembina pondok pesantren, kemarin.
"Kita harus hargai orang-orang yang mau dan sanggup untuk berpolitik. Menawarkan diri untuk mengabdi kepada rakyat, itulah arti sebenarnya politik," tegasnya.
Dalam kesempatan itu Prabowo mengutip ayat di dalam Al Quran yang berbunyi 'Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum manakala kaum itu tidak berusaha untuk mengubah nasibnya sendiri'. Artinya, lanjut Prabowo, dalam kontek mengubah nasib yang bersumber dari ayat Al Quran tersebut menunjukkan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa berguna bagi manusia lain dan manusia yang berjuang untuk hal yang lebih besar dari dirinya sendiri.
Prabowo menjelaskan bahwa yang menjadi tugas bangsa Indonesia sebagai rakyat adalah bagaimana bisa memilih pemimpin-pemimpin politik yang baik yang mengutamakan kepentingan rakyat melebihi kepentingan pribadi dan golongannya.
"Masa depan Indonesia harus ditentukan oleh seluruh rakyat Indonesia. Jangan mau kalau hanya ditentukan oleh segelintir elite di Jakarta," kata Prabowo seperti diteruskan Media Center Prabowo Subianto, Kamis (17/10). [dem]
BERITA TERKAIT: