Ketua Bidang Advokasi hukum dan HAM badan pemenangan Pemilu (BP Pemilu) PDIP DKI, Braja Abdul Haris, menilai pelantikan putera sulung mantan Gubernur DKI Ali Sadikin yang akan digelar di kantor DPP PDIP di kawasan Lenteng Agung ini sebagai bentuk pengulangan sejarah. Megawati Soekarnoputri mengulang sejarah Presiden Soekarno dengan hak preogratifnya mengangkat Ali Sadikin sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Baru kali ini Bu Megawati menggunakan hak preogratifnya sebagai ketua umum sesuai dan berdasarkan AD/ART partai sebagaimana Amanat Kongres Bali," kata Braja beberapa saat lalu (Sabtu, 5/10).
Sementara itu, Ketua Depertemen Politik DPD PDIP DKI, Marihot Napitupulu, mengatakan dengan penetapan Boy Bernadi Sadikin sebagai ketua DPD PDIP DKI, dirinya optimis target 27,2 persen suara akan tercapai di Jakarta.
"Figur Boy Sadikin yang sudah teruji pada waktu menjadi ketua tim kampanye Jokowi-Ahok di pilkada DKI 2012 lalu, akan dapat membawa sebuah warna baru bagi percaturan politik di ibukota," ujarnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: