Jenderal TB Hasanuddin: Polisi Justru Harus Menampakkan Diri di Tengah Ketakutan Publik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 19 Agustus 2013, 11:39 WIB
Jenderal TB Hasanuddin: Polisi Justru Harus Menampakkan Diri di Tengah Ketakutan Publik
tb hasanuddin/net
rmol news logo . Surat edaran Kapolri atau anjuran pejabat Polri  agar anggota Polri mengurangi penampakannya atau mengurangi baju berseragam di depab publik harus dipertimbangkan ulang.

"Justru pada sekarang inilah, ketika publik merasa kurang nyaman dengan tingkat kriminalitas  saat ini,  polisi harus tampil terbuka di tengah-tengah rakyat," kata Wakil Ketua Komisi I, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 19/8).

Bila di jalan-jalan maupun di tempat keramaian atau di ruang publik tak ada penampilan polisi, TB Hasanuddin mengingatkan, maka rakyat justru menjadi ketakutan.

"Siapa yang akan melindungi rakyat? Karena itu, saran saya, polisi tetap tampil berseragam tapi sesuai prosedur harus ganda atau triple dalam patroli atau sedang tugas. Lengkapi juga dengan alat komunikasi yang cukup dan bisa berkomunikasi dengan polsek atau patroli terdekat," tegas TB Hasanuddin.

TB Hasanuddin menambahkan bahwa ia setuju dengan pemerintah yang akan menambah personel polri sebanyak 26 ribu orang pada tahun depan. Namun selain kuantitas, kualitas dan kemampuan polisi juga harus ditingkatkan.

"Setidaknya kalau duel tembak menembak dengan penjahat, polisi kita harus unggul," demikian TB Hasanuddin. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA