Kamerad Santuni 100 Anak Yatim dan Gelar Sahur on The Road

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 27 Juli 2013, 22:40 WIB
rmol news logo . Gerakan mahasiswa bukan hanya turun ke jalan dalam bingkai demonstrasi. Gerakan mahasiswa juga bisa dalam aksi kepedulian terhadap masyarakat yang tidak mampu.

Hal inilah yang dilakukan oleh Komite Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad). Kelompok mahasiswa yang identik dengan aksi ini juga memberikan santunan kepada 100 anak yatim.

"Ini merupakan kepedulian kami sebagai mahasiswa terhadap saudara-saudara kita yang tidak mampu dan sangat membetuhkan, kami mahasiswa selalu hadir bersama rakyat kecil," kata Presedium Kamerad, Haris Pertama, beberapa saat lalu (Sabtu, 27/7).

Haris mengatakan bahwa kamerad tidak hanya melakukan kegiatan demo untuk mengkeritisi kebijakan pemerintah, tapi juga peduli terhadap masyarakat bawah, terutama anak-anak yatim. "Peran masyarakat untuk turun ke bawah perlu ditingkatkan, kami hadir untuk membantu sesama," tegas Haris.

Dalam santunan tersebut hadir berbagai perwakilan gerakan lain seperti Wakil PTKP HMI Jakarta Pusat Utara Dirgantara, Ketua Umum HMI Jakarta Pusat Utara  Awalludin, aktivis Gerakan untuk Keadilan Rakyat (Gerak) Indonesia Tedy, Ketua BEM FE UBK Ridwan dan Ketua Gemapari Jaya Purnama.

Haris mengatakan bahwa kamerad juga akan melakukan sahur on the road yang akan membagikan 1.000 paket makanan MC Donald dan KFC. "Malam ini kita akan turun ke jalan membagikan makanan sahur bagi masyarakat yang kurang mampu," tandasnya.

Rute yang akan dilalui malam ini adalah, sekitaran Cikini, Pasar Rumput, Salemba, Kampung Melayu, Bypass, Cempaka Putih, Senen, Tugu Tani, Istana Negara.

Haris pun menambahkan dan melihat peran Kementerian Sosial,  khususnya PPSDS, dalam hal membantu masyarakat yang tidak mampu tidak ada sama sekali. Buktinya, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang kurang mampu dan luput dari perhatian pemerintah.

"Direktur PPSDS, Asnandar tidak peka terhadap kondisi masyarakat dibawah, jangan hanya menariki upeti, tapi perhatikan juga kegiatan-kegiatan sosial," tandas Haris. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA