40 HARI TK

Maruarar Sirait: Pak TK Tidak Egois dan Peduli pada Generasi Muda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 17 Juli 2013, 16:34 WIB
Maruarar Sirait: Pak TK Tidak Egois dan Peduli pada Generasi Muda
maruarar-tk/net
rmol news logo . Seringkali pandangan dan pemikiran taktis Taufik Kiemas berbeda dengan mainstrem dan suasana kebathinan kader PDI Perjuangan yang lain. Namun demikian, dan ini yang menarik dari Taufiq Kiemas, bila partai sudah memutuskan maka dia akan mengikuti keputusan partai tersebut.

"Itulah wujud bahwa dia tidak egois," kata Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, saat menyampaikan sambutan dalam acara memperingati 40 Hari almarhum Taufiq Kiemas, di Jakarta Ballroom Novotel, Jalan Gajah Mada, Jakarta (Rabu, 17/7).

Acara bertema "Mengengang Pemikiran dan Perjuangan Taufiq Kiemas untuk Demokrasi dan Pluralisme di Indonesia" ini digelar oleh Taruna Merah Putih, sayap pemuda PDI Perjuangan. Hadir sebagai narasumber politisi senior Sabam Sirait, Ketua PBNU Said Agil Siradj, cendekiawan Yudi Latif dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurut Maruarar, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, mengundang para pembicara ini bukan tanpa alasan. Kiai Said misalnya, cukup akrab dengan Taufiq sehingga bisa memberi inspirasi terkait dengan kedekatannya dengan Taufiq.

Begitu juga, kata Maruarar, dengan Sabam Sirait. Sabam, yang merupakan pendiri PDI, sudah lama, atau sekitar 30-40 tahun, mengenal dan berkawan dengan Taufiq. Karena itu Sabam, yang juga mantan Sekjen PDI, bisa berbagai pengalaman saat bersama dengan Taufiq Kiemas.

"Empat pembicara ini pasti bisa menjelaskan dengan benar apa yg menjadi pemikiran Pak TK soal demoraksi dan pluralisme di Indonesia," ungkap Ara, panggilan akrab Maruarar Sirait.

Ara sendiri punya pengalaman dengan TK. Sejak tahun 1999, dia diminta TK, dengan cara yang santun dan sopan, untuk menjadi caleg. Namun saat itu Ara mengatakan pada TK bahwa ia ingin mengurus dan berbakti dulu pada partai. Ia baru mau menjadi caleg pada Pemilu 2004

"Pak TK orangnya peduli dengan generasi muda," demikian Maruarar Sirait. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA