"Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah salah satu contohnya. Nelayan tidak bisa melaut dan tercekik pendapatannya," kata Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto, saat buka puasa bersama dengan Komunitas Masyarakat Muara Angke, yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Prabowo diundang Komunitas Masyarakat Muara Angke untuk buka puasa bersama di Mesjid Mubarok (Selasa, 16/7), dengan acara yang dikemas secara sederhana dan penuh kekerabatan. Sekitar 200 warga Muara Angke pun sangat antusias menyambut kedatangan Prabowo.
Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menyampaikan bahwa 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra sangat jelas berpihak pada nelayan. Gerindra berjuang dan bertekad memajukan kesejahteraan nelayan dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Dalam 6 Program Aksi itu, katanya, Gerindra bertekad mendorong perbankan nasional dan lembaga keuangan lainnya untuk memprioritaskan penyaluran kredit bagi petani, nelayan, buruh, pegawai, dan pedagang tradisional lainnya. Selain itu, Gerindra juga bertekad mendirikan Bank Tani dan Nelayan yang secara khusus menyalurkan kredit untuk pertanian, perikanan, dan kelautan serta memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi rakyat kecil, petani, nelayan, buruh, pedagang tradisional dan pedagang kecil.
Selepas acara buka puasa, sebagaimana disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, kepada redaksi, Prabowo ikut shalat maghrib berjamaah bersama warga. Setelah itu, Prabowo mengunjungi para nelayan dan warga di pelelangan ikan Muara Angke.
[ysa]
BERITA TERKAIT: