"Tim Terpadu Riset mandiri bersama Arkeolog BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) tetap melanjutkan riset seperti biasa. Hanya untuk eskavasi yang melibatkan tenaga lokal diliburkan seminggu," ujar Andi Arief dalam keterangan persnya (Jumat, 5/7).
Karena itu, sambung Andi Arief, tim geologi, arsitektur dan geofisika sejak awal puasa tetap melakukan pembuktian bagian tengah dan bawah dari lapisan bangunan kedua terkait hipotesa ada rongga/ruang, pintu, tembok, cawan atau bentuk-bentuk bangunan lainnya. "Direncanakan tomografi seismic dilakukan di tahap ini," jelasnya.
Karena , sambung Andi, prioritas utama saat ini adalah mengungkap lapisan bangunan kedua pertama sampai 15 hektar ke bawah dan mengungkap atap lapirsan bangunan kedua sampai batas terbawahnya. Maka, penelitian lanjut pembuktian bagian tengah dan bawah lapisan bangunan kedua itu juga akan digabungkan dengan coring/uji sampling.
Hal ini untuk menguak atau mengeksplorasi adanya lapisan bangunan ketiga yang berdasarkan data dating hasil bor/uji sampling GP-1 dan GP-2 di teras-3 dan teras-5 Februari tahun 2012, yang lalu umurnya berkisar dari 11 ribu sampai 23 ribu sebelum masehi.
"Riset akan diliburkan 5 hari menjelang Idul Fitri dan dilanjutkan kembali seminggu setelah Hari Raya. Marhaban ya Ramadhan," demikian Andi Arief.
[zul]
BERITA TERKAIT: