Mayoritas Orang Jakarta, Caleg Perempuan DPR RI Belum Representasikan Daerah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 01 Juli 2013, 16:26 WIB
Mayoritas Orang Jakarta, Caleg Perempuan DPR RI Belum Representasikan Daerah
rmol news logo Seluruh partai politik peserta Pemilu 2014 memenuhi mayoritas syarat keterwakilan 30 persen calon perempuan.

Tapi, keberhasilan partai politik atas pemenuhan syarat keterwakilan perempuan tersebut karena dipengaruhi kebijakan sentralistik partai politik dalam menempatkan para calonnya.

Karena itu, berdasarkan kajian Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), pemenuhan syarat 30 persen perempuan  belum mencerminkan semangat partai politik dalam mengupayakan keterwakilan wilayah dan representasi politik dari setiap daerah pemilihan.

Dari 2.453 calon perempuan dalam DCS, sebanyak 1.231 atau 50 persen beralamat atau tinggal di luar provinsi dari daerah pemilihannya berada. "Mayoritas calon dari Jabodetabek,"  jelas peneliti JPPR Masykurudin Hafidz (Senin, 1/7).

Dia membeberkan, Partai Hanura mempunyai paling banyak caleg perempuan sentralistik yaitu 139 dari 200 caleg perempuannya atau sebesar 70 persen.  Diikuti PKPI sebanyak 117 dari 196 atau 60 persen; Golkar sebanyak 120 dari 202 (59 persen), Demokrat sebanyak 120 dari 209 (57 persen), PAN sebanyak 117 dari 206 (57persen).

Sementara Gerindra sebanyak 114 dari 199 (57 persen), PDIP sebanyak 108 dari 200 (54 persen), PKB sebanyak 110 dari 210 (52 persen), PBB sebanyak 95 dari 205 (46 persen), Nasdem sebanyak 86 dari 227 (38 persen). Sedangkan PPP sebanyak 85 caleg perempuan yang berdasarkan kebijakan sentralistik dari 206 (41 persen) dan terakhir PKS sebanyak 20 dari 193 (10 persen).  [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA