
Ratusan warga merusak masjid Jemaat Ahmadiyah, Baitul Salam, di Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Sebagian besar kaca jendela dan pintu depan bangunan masjid pecah berantakan akibat perusakan pada pukul 21.30 WIB Kamis kemarin.
Sejumlah saksi mata menyebut aksi perusakan terjadi secara sporadis sebagian warga yang tidak puas dengan hasil mediasi antara perwakilan warga dan ulama setempat dengan jemaat Ahmadiyah yang ada di daerah tersebut.
"Sebenarnya kami sudah berupaya memediasi, namun Pak Jafar (salah satu jemaat Ahmadiyah) malah bilang tidak mau bertanggung jawab saat warga menuntut bangunan mesjid ini dirobohkan. Katanya dia tidak memiliki kewenangan," kata Imam Muslim, Ketua MUI Desa Gempolan seperti dilansir
Antara (Jumat, 17/5).
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akibat perusakan bangunan mesjid berukuran sekitar 5 x 8 meter tersebut dua keluarga yang diidentifikasi sebagai penganut aliran Ahmadiyah tak satupun yang berani keluar rumah.
"Perusakan itu dipicu kedatangan jemaat Ahmadiyah dari Bogor yang menginap hingga hampir sepekan di masjid ini tanpa segera melapor ke desa," ujar Yono, salah seorang warga sekitar.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: