
Pemerintah Turki menuduh Suriah sebagai dalang dibalik ledakan bom mobil di Kota Reyhanli, Provinsi Hatay, Turki, yang menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya.
Dikatakan Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu bahwa pemerintahnya berhak mengambil semua langkah guna menanggapi dua ledakan bom mobil, yang untuk sementara dituduhkan kepada Suriah.
"Peristiwa ini tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa ada jawaban," kata Davutoglu, seperti dikutip
BBC (Minggu, 12/5).
Dua ledakan pada Sabtu (11/5) waktu setempat itu menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.
Meski belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu, Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arin keukeuh menyebut pemerintah Presiden Suriah Bashar Al Assad sebagai “tersangkaâ€.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persekutuan Bangsa-Bangsa Ban Ki Moon mengutuk serangan itu dan mengatakan tidak ada alasan atau kepedihan yang dapat membenarkan serangan yang menarget warga sipil itu.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: