Menurut jurubicara ISAF, Kapten Dan Einert, tiga orang tewas dalam serangan baku tembak di provinsi Farah, Afghanistan Barat, sedangkan lima tentara lainnya tewas ketika kendaraannya terkena ledakan bom pinggir jalan.
Sementara menurut jurubicara gubernur Kandahar, Jawed Faisal, ledakan yang menewaskan lima tentara ISAF terjadi di distrik Maiwand di Provinsi Kandahar Barat. Saat insiden terjadi, para tentara sedang melintas menuju desa dari arah Maiwand.
Sebagaimana yang dilansir
Wire Update (Minggu, 5/5), Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan pihaknya. Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan melalui invasi AS dan sekutunya pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan 9/11.
Sekitar 130.000 tentara ISAF yang berasal dari puluhan negara dikirim ke Afghanistan untuk membantu pemerintah negara tersebut memerangi pemberontakan Taliban dan sekutunya.
Kelompok militan Taliban sangat bergantung pada penggunaan bom pinggir jalan dan serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan asing yang ditempatkan di negara tersebut.
[ysa]
BERITA TERKAIT: