Langkah yang perlu dilaÂkuÂkan, tidak semata mengganti PreÂsiden PKS, tapi juga meÂninÂdak tegas kader-kader yang terlibat dalam kasus dugaan suap impor sapi tersebut.
Begitu disampaikan salah satu pendiri PKS, Yusuf Supendi, keÂpada
Rakyat Merdeka, kemarin. “Saya kok pesimis image parÂtai bisa dibangkitkan. Percuma mengganti Presiden PKS kalau tidak melakukan bersih-bersih total," paparnya.
Berikut kutipan selengkapnya;Kenapa Anda begitu peÂsimis?Soalnya PKS tidak melakukan bersih-bersih secara total. Yang diharapkan masyarakat kan seperti itu. Bukan hanya mengÂganti presiden.
Dengan bersih-bersih total ituÂlah, PKS bisa punya kekuatan seperti dulu lagi.
Makanya saya menilai perÂberÂsihan kader ini penting dilakukan. Sebab, informasi yang sedang berÂÂkembang ada dugaan sejumÂlah elite PKS terlibat kasus impor daging sapi itu.
Apa Anda yakin bisa bersih?Saya lihat sih masih bisa bersih kalau ada kemauan dari petinggi-petinggi PKS untuk mengusut semua kasus di internal, tanpa terkecuali. Kader-kader koÂtor ditindak tegas, apa pun jenisÂnya, baik korupsi, asusila dan lainnya.
Apa kasus ini berdampak dalam Pemilu 2014?Itu sudah pasti. Sebab, disadari atau tidak, kader PKS sudah baÂnyak yang kecewa atas beberapa kasus, seperti kasus asusila samÂpai kasus terbaru ini. Maka, pimÂpinan PKS harus tegas. Jangan bilang ya-ya saja. Pokoknya yang melanggar dan mencederai citra partai, pecat saja semua.
Kalau itu tidak dilakukan, PKS bisa nggak masuk ke parlemen. Apalagi kasus Lutfhi berlanjut menjadi terdakwa dan terpidana. Maka punah harapan PKS menÂjadi tiga besar Pemilu 2014, seÂperti yang direncanakan.
Apa kasus itu terkait keÂpenÂtingan pribadi atau partai? Bisa saja kedua-duanya. ApaÂlagi partai saat ini memerlukan biaya operasional yang tidak seÂdikit untuk menghadapi Pemilu 2014.
Apa komentar Anda atas diÂpilihnya Anis Matta sebagai Presiden PKS?Saya rasa dengan terpilihnya Anis Matta percuma saja. Tidak akan ada perbaikan di PKS. SeÂbab, yang paling tepat adalah Hidayat Nurwahid.
Kenapa?Karena sudah terbukti saat beÂliau jadi Presiden PKS memÂbaÂwa kemajuan. PKS memiliki keÂpercayaan penuh dari kader dan konstituen. Lagipula Hidayat adalah tokoh pemersatu PKS yang saat ini terjadi perpecahan di kalangan senior.
Siapa saja yang pecah?Ada deh perpecahan. Bahkan perpecahan itu seperti kayu yang sudah menjadi papan. Papan itu tidak bisa lagi jadi kayu. Sebab, tokoh-tokoh PKS yang menjadi sumber masalah masih saja berÂcokol di situ.
Bagaimana solusinya?Selain memecat orang-orang yang menjadi sumber masalah itu, PKS harus kembali konsisten kepada semboyannya; Partai adalah jamaah. Jamaah adalah partai. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: