"Saya sedih bahkan menangis mendengarnya. Karena ini sudah mencoreng Islam. Selama ini Islam dikaitkan dengan teroris, sekarang korupsi," ujar Direktur Eksekutif Indonesian Constitutional Watch (Icon) Razman Arif Nasution (Kamis, 31/1).
Karena, dia mengatakan, PKS adalah partai yang berasaskan Islam dan selama ini mengklaim sebagai partai dakwah. Bahkan logo partai PKS, sebut Razman, bergambar pintu kabah.
"Lambangnya kan pintu kabah itu. Tempat kita menghadap (saat shalat), menyerahkan diri kepada Allah. Tapi masya Allah ternyata presidennya diduga terkait korupsi daging sapi," ungkapnya.
Menurutnya, elit PKS tidak usah lagi mencari-cari alasan bahwa kasus ini pengalihan isu, persaingan politik jelang Pemilu 2014 dan sebagainya. Menurutnya, lebih baik PKS membubarkan diri.
"Pemimpin itu kan harus menjadi uswatun hasanah, suri tauladan. Tapi kalau pemimpin tertingginya sudah seperti itu, buat apa lagi. Karena bagaimana dengan anak buahnya. Sudah lah, lebih baik mereka membubarkan diri saja. Nggak perlu lagi berhenti atau nonaktif," imbuh Razman.
Apalagi, sambung Razman, selama ini tidak ada yang signifikan dilakukan oleh kader-kader PKS.
"Kalau pun tak mengundurkan diri, minimal semua petinggi partai mulai dari Majelis Syuro dan DPP PKS harus memberikan pernyataan menyesal dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya umat Islam. Karena mereka membawa simbol Islam. Perbuatan Presiden PKS itu melecahkan Islam," tegasnya.
Dan ke depan, menurutnya, jangan lagi ada partai yang membawa-bawa agama dalam politik. "Dalam Islam itu ada istilah ulama, umaro (pemimpin negara), dan aghniya (orang kaya). Lebih baik mereka jadi ulama saja kawal negara. Mereka tidak siap hadapi politik," tandas intelektual muda Islam, doktor jebolan Universitas di Malaysia ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: