Kader PKS di Daerah Berharap Kasus yang Menimpa Luthfi Hasan Ishaaq Tidak Benar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 31 Januari 2013, 09:31 WIB
Kader PKS di Daerah Berharap Kasus yang Menimpa Luthfi Hasan Ishaaq Tidak Benar
ruhamaben
rmol news logo Banyak kalangan terkejut atas penetapan Presiden PKS selaku anggota Komisi I DPR Lutfhi Hasan Ishaaq sebagai tersangka kasus impor daging sapi. Kader-kader PKS di daerah juga demikian.

"Kita sebenarnya kaget juga ya," jelas Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan dari PKS Ruhamaben kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 31/1).

Dirinya sendiri berharap sangkaan menerima suap kepada Lutfhi tersebut tidak benar. Apalagi dia menilai ada keganjilan dalam proses pengusutan orang nomor satu di partai dakwah tersebut.

"Kalau lihat gebrakan KPK cukup bagus untuk kasus yang ini. Tapi kasus yang lain berat banget. Kita hargai kalau KPK mau bergerak untuk seluruh kasus. Ustad Lutfhi tidak ada di lokasi. Saya keberatan kalau seolah-olah disebutkan ada di lokasi, tangkap tangan," ungkapnya.

Dalam operasi tangkap tangan Selasa malam, Presiden PKS itu memang tidak ada di Hotel Le Meredien. Tapi disebut-sebut, Ahmad Fathona, salah seorang yang ditangkap adalah orang dekat Lutfhi. Hal itu dibantah.

"Saya nggak kenal tuh. Kalau menurut informasi internal, Ustad Lutfhi tidak dekat dengan beliau (AF)," tampik Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang 2004-2010 ini.

"Tapi kita ikuti proses hukum. Inikan Ustad Lutfhi kooperatif datang ke KPK. Kita lihat kelanjutannya. Saya tidak mau berandai-andai. Tapi bagi kita, nothing to lose. Siapapun kalau terlibat secara hukum, ikuti proses secara hukum," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA