"Karena kita tidak lagi bisa mengharapkan menyalurkan idealisme di partai ini. Karena partai ini sudah tidak taat asas," ujar Ketua Umum DPW Nasdem Jakarta yang mengundurkan diri Armin Gultom kepada
Rakyat Merdeka Online petang ini (Jumat, 25/1).
Dia membeberkan salah satu contoh Nasdem tidak asas. Menurutnya, mestinya sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Nasdem, agenda dan pemberitahuan Kongres diberi tahu kepada DPW dan DPD seluruh Indonesia sebulan sebelum pelaksanaan Kongres digelar.
"Tapi surat undangan itu baru kita terima seminggu yang lalu," jelasnya.
Karena itu, katanya lagi, DPD, DPW atau anggota, siapapun berhak penuh menggugat apapun keputusan Kongres yang akan dibuka nanti sore. Karena tidak sesuai dengan AD/ART. "Cuman saya tidak bisa (menggugat). Karena saya sudah keluar," ungkapnya.
Meski menyatakan mundur, Armin tidak akan mengajak pengurus DPD Partai Nasdem tingkat kota se-Jakarta untuk mengikuti jejaknya. Dia menyerahkan hal tersebut kepada masing-masing pengurus DPD Partai Nasdem.
Lalu selanjutnya Anda kemana?
"Tentu saya akan tetap berjuang pada ranah kebangsaan, berpikir dan bergerak untuk kepentingan masyarakat yang lebih banyak. Tapi melalui jalur apa, sedang dipikirkan secara matang," jawabnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: