Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh menyambut baik rekomendasi yang ditelurkan Kongres Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia.
M. Nuh hadir menjadi salah seorang pembicara dalam acara simposium internasional yang merupakan rangkaian Kongres PPI Dunia di New Delhi, India (Sabtu, 2212) akhir pekan lalu.
Seperti disampaikan Firman Arifandi, mahasiswa Universitas Islamabad, Pakistan, lewat keterangan tertulis, Mendikbud mengatakan untuk mencapai Indonesia lebih baik perlu optimisme besar menemani langkah-langkah kontribusi yang nanti akan dilakukan dan perlu sinergi dan dukungan dari semua pihak.
Mendikbud juga menegaskan bahwa semua atase pendidikan di masing-masing negara agar mendukung secara penuh segala kegiatan positif yang dilakukan oleh PPI setempat baik moril ataupun materil. Menurutnya, hal ini tidak lain karena pelajar Indonesia di luar negeri adalah aset penting akademisi.
Kongres PPI Dunia sendiri menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk pemerintah Republik Indonesia. Rekomendasi ini akan disampaikan kepada kementerian-kementerian terkait dan didukung PPI di setiap negara untuk pelaksanaanya.
Untuk Kemendiknas, rekomendasi itu antara lain perlunya Atase Pendidikan di beberapa negara yang sangat membutuhkan seperti di Turki dengan jumlah mahasiswa enam ribu orang, tapi belum ada atase pedidikan.
Juga rekomendasi untuk pendirian learning and help centre di negara-negara yang banyak TKI dengan melibatkan PPI setempat. Selain itu, rekomendasi agar anggaran negara diberdayakan lebih maksimal kepada produk dalam negeri.
Tak hanya itu, PPI juga telah menyusun program kerja untuk mendukung hal tersebut. Empat komisi yang telah dibentuk jauh hari sebelum simposium diadakan, yaitu komisi ekonomi, komisi sosial budaya, komisi politik, dan komisi teknologi.
Pada Kongres tersebut, Zulham Effendy dari PPI Malaysia kembali terpilih menjadi Koordinator Umum Dewan Presidium PPI Dunia setahun ke depan.
Kongres PPI Dunia memilih tiga negara sebagai dewan presidium dan satu negara sebagai koordinator umum. Adalah Dhafi Iskandar dari PPI Perancis yang terpilih sebagai koordinator PPI kawasan Eropa dan Amerika, Firman Arifandi dari PPMI Pakistan sebagai koordinator PPI kawasan Afrika, Timur Tengah, dan sekitarnya, serta Tania Alfina Nathania dari PPI Australia sebagai koordinator PPI kawasan Asia-Oceania.
Dalam kesempatan itu, Zulham mengajak seluruh anggota PPI berperan aktif dan selalu berkoordinasi satu sama lainnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: