Menang Karena Nasib, Jokowi Percuma Kampanye di Jabar dan Sumut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 12 Desember 2012, 13:12 WIB
Menang Karena Nasib, Jokowi Percuma Kampanye di Jabar dan Sumut
jokowi
Kecil Besar
RMOL.  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo percuma menjadi juru kampanye pada pemilihan gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. Karena dia  tak akan bisa mendulang suara untuk memenangkan jagoan partainya, PDI Perjuangan, yaitu Rieke Diah Pitaloka di Jabar dan Effendi Simbolon di Sumut.

"Nggak ada gunanya itu," jelas Gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia Iberamsjah kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 12/12).

Iberamsjah mengingatkan, mantan Walikota Solo itu bisa memenangkan pemilihan gubernur Jakarta bukan karena hebat tapi faktor nasib. "Orang tidak senang dengan Foke (Fauzi Bowo), akhirnya orang milih Jokowi," imbuh Iberamsjah.

Jokowi bisa saja diterima warga Jakarta. Tapi belum tentu di daerah lain. Karena, sambung Iberamjah, tidak semua barang laku di semua tempat.

"Apalagi kalau dia berkampanye di Jawa Barat, 100 persen dia nggak laku. Apalagi di Sumatera Utara pasti nggak lagi. Di sana aspirasi dan budayanya lain," ungkapnya.

Lagi pula, sambung Iberamsjah menambahkan, lebih baik Jokowi bekerja dulu membuktikan dan merealisasikan semua apa yang pernah dijanjikan pada masa kampanye. "Buktikan dulu dia berhasil di Jakarta," demikian Iberamsjah. [zul]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA