Wakil Ketua Komisi I DPR Mayjen (TB) Hasanuddin belum mau berkomentar lebih jauh terkait apa penyebat pesawat tempur milik TNI AU jenis Hawk 200 bernomor registrasi TT0212 jatuh pada pukul 09.47 di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, sekitar 09.47 WIB.
"Secara teknis hasil investigasi kita belum tahu," ujar TB Hasanudin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10).
TB menjelaskan, pesawat buatan Inggris itu masuk ke Indonesia pada awal 2000-an. Pesawat itu masih layak pakai.
"Kita beli dua skuadron. Lalu ditempatkan di Pekanbaru dan di Pontianak. Ini untuk bantuan dekat serangan udara ke darat," jelasnya.
Tak hanya sekadar layak, Mayjen TB juga meyakinkan peralatan dan mesin pesawat yang mengalami nahas itu juga canggih.
"Dengan mesin bukan baling-baling tapi jet. Ini cukup canggih. Kacamata dari DPR pesawat bagus ini, pengadaan suku cadang bagus," beber TB sambil menambahkan, bahwa secara berkala TNI AU juga melakukan perawatan. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: