Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Sadis, Ibu Hamil dan Anaknya Tewas Setelah Digorok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 22 September 2012, 20:14 WIB
Sadis, Ibu Hamil dan Anaknya Tewas Setelah Digorok
rmol
rmol news logo Ibu hamil serta anak berusia empat tahun ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah di Garut, Sabtu (23/9) siang. Korban diduga dibunuh karena mengalami luka gorok dilehernya serta luka tusukan di dadanya. Polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.

Warga Kampung Cisalak, Sukalilah, Cibatu, Garut digemparkan dengan peristiwa pembunuhan sadis. Akmal (4) dan Ainun, ibunya, serta anak yang masih dalam kandungan Ainun tewas dengan luka gorok dileher serta luka tusukan di dada kedua korban.

Petugas identifikasi dari Polres Garut yang tiba di lokasi langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara. Selain menemukan ceceran darah di lantai, polisi juga menemukan barang bukti sebilah golok yang masih berlumuran darah, gunting serta lakban yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban.

Keluarga korban mengaku, biasanya kedua korban setiap pagi keluar rumah  untuk mengantar anaknya ke taman kanan–kanan. Namun dilihat hingga siang keduanya tak kunjung keluar. Keluarga pun terpaksa mendobrak pintu depan. Namun saat terlihat, keduanya sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolres Garut Enjang Hasan, menyebutkan belum diketahui motifnya karena petugas identifikasi masih melakukan penyelidikan.

Pembunuhan ini terbilang sadis. Pasalnya, ciri yang ditinggalkan pelaku terhadap korban begitu keji yakni menggorok lehernya. Untuk kepentingan penyelidikan, kini rumah korban diiberi garis polisi.

Setelah golok dan gunting yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban, polisi menemukan bukti baru berupa bekas jejak kaki pelaku yang masih bersimbah darah di lantai halaman.

Selain itu, bagian atap genting terbuka. Sementara, barang berharga tak ada yang hilang. Kedua korban awalnya ditemukan tewas di dalam rumah oleh saudaranya yang curiga. Dia langsung mendobrak pintu rumah, karena suami Ainun tengah merantau ke Kalimantan. Pemakaman korban diwarnai isak tangis keluarga. Suami Ainun yang baru tiba dari Kalimantan ini beberapa kali jatuh pingsan karena tak kuasa menahan rasa haru.

Jenazah Ainun  dan Akmal  dimakamkan berdampingan di tempat pemakaman tak jauh dari rumahnya. Sementara janin bayi yang masih dikandung sang ibu disatukan dengan ibunya. Keluarga korban belum memberikan keterangan karena masih dalam keadaan syok.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA