Mau Freeport Diusir dari Indonesia, Pemuda Indonesia Temui Pramono Anung di DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 06 September 2012, 08:54 WIB
Mau Freeport Diusir dari Indonesia, Pemuda Indonesia Temui Pramono Anung di DPR
ilustrasi/ist
rmol news logo . Keberadaan PT Freeport di Papua Indonesia terus dipertanyakan oleh eleman bangsa.  Sebab, selama 45 tahun perusahaan asal Amerika Serikat ini berada di Indonesia, sama sekali memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia, terutama rakyat Papua.

Untuk menyikapi renegosiasi antara pemerintah Indonesia dengan PT Freeport, sekelompok organisasi pemuda pun akan mendatangi pimpinan DPR. Sebelumnya, berkali-kali, sekelompok pemuda ini sudah menggelar aksi, termasuk menolak kedatangan Mentero Luar Negeri AS Hillary Clinton yang diduga membawa kepentingan Freeport.

"Usir Freeport dan nasionalisasi tambang emas yang dikuasai asing," kata Ketua Umum DPN Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Masinton Pasaribu, dalam keterangan tertulis, sebelum mendatangi pimpinan DPR, dalam hal ini Wakil Ketua DPR Pramono Anung di gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 6/9).

Selain Repdem, elemen pergerakan pemuda Indonesia yang akan menemui Pramono adalah National Papua Solidarity (Napas), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), PETISI 28, Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Partai Rakyat Demokratik (PRD), Indies dan Institute Global Justice (IGJ). [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA