Prabowo, Mega dan Ical di Mata Pemilik Lembaga Survei

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 08 Juli 2012, 21:20 WIB
Prabowo, Mega dan Ical di Mata Pemilik Lembaga Survei
Saiful Mujani/ist
RMOL. Ada tiga nama yang digadang-gadang akan bertarung dalam Pilpres 2014. Ketiganya adalah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Nama terakhir bahkan sudah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai capres.

Menurut pemilik Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI), Saiful Mujani, nama Prabowo Subianto memang dikenal dengan ketegasannya. Tapi, itu belum tentu bisa membuatnya menang saat Pilpres 2014 mendatang.

"Prabowo memang cukup menonjol dalam ketegasan, tapi inipun masih jauh dari dominan. Apalagi ketegasan bukan kriteria utama yang fipilih paling banyak pemilih. Prabowo juga lemah dalam integritas dan empati dibanding Megawati," jelas Saiful Mujani dalam di Four Seasson Hotel, Jakarta, Minggu (8/7)

Untuk Megawati Soekarno Putri, Mujani menilai sosok ini adalah sosok paling empatik dan memiliki integritas yang tinggi.

"Megawati memang mendapat penilaian paling banyak dalam soal integritas dan empati. Tapi inipun masih jauh dari dominan," ungkapnya lagi.

Sedangkan, Ketum Golkar Aburizal Bakrie dinilai paling serius untuk maju sebagai Capres. "Aburizal sebagai Capres yang paling serius sampai saat ini. Meskipun dalam persepsi pemilih dinilai lemah," paparnya.

Namun secara rata-rata ketiga nama itu masih belum menonjol secara dominan kalaupun dikenal secara luas oleh pemilih.

"Mereka yang sudah dikenal luas, secara elektoral lemah. Mereka sangat popular tapi jaug lebih sedikit yang memilih dibandingkan popularitasnya," simpulnya.

"Tidak ada tokoh yang sudah dikenal luas mampu menjadi magnetik elektoral, mampu menarik pemilih secara dominan," demikian Mujani. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA