Gedung SME Tower Tingkatkan Percaya Diri Pelaku KUKM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/dede-zaki-mubarok-1'>DEDE ZAKI MUBAROK</a>
LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK
  • Rabu, 06 Juni 2012, 16:32 WIB
Gedung SME Tower Tingkatkan Percaya Diri Pelaku KUKM
Gedung SME Tower/Ist
Kecil Besar
RMOL. Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan berpesan Gedung SME Tower sebagai sarana promosi dan pemasaran produk unggulan yang dihasilkan koperasi dan usaha kecil menengah Indonesia selayaknya mampu meningkatkan percaya diri pelakunya.

Demikian disampaikan Neddy Rafinaldy Halim saat membuka pameran koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM) 2012 di Gedung SME Tower, Jakarta Selatan. Rabu (6/6).

”Terutama menghadapi persaingan global, mereka harus meningkatkan produktivitas dan kwalitas produknya,” katanya.

Untuk itu, kata Neddy, pelaku KUKM harus memiliki percaya diri tinggi, karena pemerintah telah menyediakan sarana promosi dan pemasaran di gedung yang telah menjadi icon pemasaran serta menjadi destinasi wisata belanja dan kuliner itu.

Menurut Neddy, Menkop dan UKM Syarief Hasan mengharapakan, pelaku KUKM harus mengikuti tiga strategi untuk bisa meningkatkan kinerja. Pertama, mengembangkan kreativitas dan inovasi menghasilkan produk. Terutama, motif, desain agar bisa bersaing secara global.

Kedua, mengikuti perkembangan dan isu perdagangan internasional yang saat ini mengutamakan produk yang ramah lingkungan. Sebab, pasar global saat ini memberi respon positif terhadap berbagai produk yang mengedepankan ramah lingkungan.

Ketiga, KUKM sebagai pelaku usaha sektor riil harus mendaftarkan merk atau brand produk yang mereka hasilkan. Dengan demikian produk yang dihasilkan dengan susah payah, terlindungi dari kemungkinan pembajakan oleh competitor lokal maupun internasional.

Lanjut Neddy, tema pameran kali ini ‘Mengangkat Ragam Pesona Produk Kreatif Nusantara’., Diharapkan dengan tema itu, bisa dimanfaatkan Koperasi dan UKM Festival sebagai jendela pemasaran berbagai produk unggulan dan kreatif dari seluruh Indonesia," katanya.

Pameran  juga dimaksudkan memperluas wawasan pelaku KUKM sekaligus meningkatkan daya saing produknya, karena pada pameran disediakan fasilitas edukasi seperti klinik kemasan, pembiayaan, dan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HKI).

"Paling tidak mampu memotivasi masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri yang dihasilkan KUKM. Salah satu strategi yang dilaksanakan instansi pemberdaya sektor riil tesebut menyelenggarakan pameran produk KUKM secara rutin."

Pameran berlangsung dari tanggal 6-10 Juni 2012. Pameranmelibatkan 489 pelaku KUKM yang berasal dari seluruh provinsi. [dzk]
 
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA