Obama sedianya akan langsung menuju Zona Demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea sebelum kemudian melakukan sejumlah pembicaraan dan menghadiri KTT Keamanan Nuklir di Seoul pada hari Senin (26/3). Fokus utama KTT yang dihadiri sedikitnya 50 negara itu adalah untuk mendiskusikan upaya pencegahan agar persenjataan nuklir tidak mudah dimiliki oleh organisasi kejahatan atau teroris.
Sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 25/3), selain untuk menghadiri KTT tersebut, Obama juga akan mengadakan pertemuan dengan pemimpin China dan Rusia di Seoul guna membahas masalah peluncuran roket oleh Korea Utara.
Pemerintah Amerika Serikat menganggap peluncuran roket Korut itu sebagai langkah awal dari rencana Korut memiliki sistem roket balistik antar benua. Namun disisi lain, pemerintah Korut berulang kali mengatakan bahwa peluncuran roketnya hanya upaya untuk menempatkan sebuah satelit dari negerinya di orbit bumi.
Pyongyang juga mengatakan bahwa roket yang akan menandai ulang tahun ke 100 Kim Il Sung tersebut akan diarahkan ke selatan dan tidak melewati rute terdahulu yang melintasi negara Jepang. Artinya, roket tersebut kemungkinan besar akan melalui Filipina, Indonesia, hingga bahkan Australia.
[ysa]
BERITA TERKAIT: