Busyro mengungkapkan itu menanggapi temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan bahwa terdapat transaksi mencurigakan bendahara KPK.
"Memang KPK sudah terbiasa kok disudut-sudutkan. KPK sudah kenyang dengan sudut menyudutkan, nggak ada masalah," kata Busyro di gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, (21/2).
Kemarin, PPATK mengaku sudah menyerahkan 1890 Laporan Hasil Analisis (LHA) ke penegak hukum. Satu diantaranya milik bendahara lembaga superbody pimpinan Abraham Samad Cs tersebut. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: