Busyro Muqoddas: PPATK Salah Analisa, Bendahara KPK Tak Lakukan Transaksi Mencurigakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 21 Februari 2012, 10:57 WIB
Busyro Muqoddas: PPATK Salah Analisa, Bendahara KPK Tak Lakukan Transaksi Mencurigakan
busyro muqaddas
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah kalau ada transaksi mencurigakan di dalam tubuh KPK. Dalam hal ini melibatkan bendahara lembaga superbody itu.

"Itu adalah kesalahan analis PPATK. Akan kami surati PPATK," kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selasa, (21/2).

Busyro pun menceritakan bagaimana kejadian sebenarnya.

"Bendahara KPK menerima uang titipan dari hasil terkait perkara tindak pidana korupsi, berupa dolar. Jumlahnya saya nggak ingat. Itukan distor ke kas negara. Kan harus ditukar ke rupiah dulu. Lalu Bendahara KPK menukarkan ke rupiah. Ini yang tercatat PPATK. Seakan transaksi valas. Dan itu sudah distor ke kas negara," Jelas Busyro meyakinkan.

Kemarin, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan telah menyerahkan 1890 Laporan Hasil Analisis (LHA) ke penegak hukum hingga Januari 2012. Satu di antaranya adalah KPK.[zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA