Demikian disampaikan oleh seorang diplomat di Wina, Austria sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 19/2).
Seorang diplomat yang menolak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa proses perluasan program nuklir Iran itu dilakukan di sebuah lokasi bawah tanah dekat Qom, kota berjuluk sejuta ulama.
Dengan memasang ribuan sentrifugal jenis baru ini maka akan membantu Iran dalam mempercepat pengayaan uranium, baik untuk pembangkit tenaga sipil maupun untuk memproduksi senjata nuklir.
Lembaga pengawas energi atom internasional, International Atomic Energy Agency (IAEA), belum mau mengomentari pernyataan diplomat ini. Sejauh ini IAEA masih melakukan pembicaraan yang intensif dengan Iran mengenai aktifitas pengembangan nuklir Iran.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: