RUANG BANGGAR DPR

Alhamdulillah Kursi dari Jerman Diganti, Tapi Karpet dari Amerika Tidak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 30 Januari 2012, 21:07 WIB
Alhamdulillah Kursi dari Jerman Diganti, Tapi Karpet dari Amerika Tidak
siswono yudohusodo/ist
RMOL. Perusahaan pengembang dan Setjen DPR akhirnya menyepakati untuk mengganti barang-barang yang dipasang di ruang Banggar DPR RI hasil renovasi beberapa waktu lalu.

"Tadi kita sudah menerima laporan dari Sekjen, pemborong dan Biro Pengawas, alhamdulillah mereka sepakat kursi itu dikeluarkan dalam satu dan dua hari ini. Itu akan diganti," kata Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR RI, Siswono Yudhosudo di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Senin, 30/1).

Ditambahkan bekas menteri Perumahan era Orde Baru ini, kursi dari Jerman itu akan diganti dengan kursi produksi dalam negeri. "Harganya berapa belum tahu persis, tapi sekitar 1,5 sampai 2 juta," ucapnya.

Selain kursi, sound system juga akan disederhanakan. Lampu buatan Belanda juga akan disederhanakan. Aksesoris yang merupakan kelengkapan ruangan, seperti lukisan dinding bernilai ratusan juta juga akan ditiadakan. Kaca yang memisahkan balkon juga ditiadakan.

"Video wall 3 buah menurut hemat kami yang pantas 2 saja. Cukup depan dan belakang biar orang bisa melihat. Dari rapat tadi sudah diputuskan itu bisa ditarik dan diambil kembali oleh suplair yang bersangkutan," kata Siswono.

DK juga telah meminta agar karpet buatan Amerika Serikat yang harganya Rp 900 juta ikut dibongkar karena sangat berlebihan. Tapi karena pertimbangannya sudah terlanjur dan sulit diperbaiki lagi kalau karpetnya dibongkar, maka itu tidak jadi dilakukan.

"Kalau dihitung bisa berkurang hingga Rp 5 miliar sampai Rp 5,2 miliar. Totalnya kalau dikurangi, habisnya sekitar Rp 14 miliar dari hitungan awal Rp 20 miliar," tutup Siswono. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA