RENOVASI GEDUNG DPR

Pramono Anung Buka Pihak Pengusul Renovasi Ruang Banggar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 18 Januari 2012, 12:25 WIB
Pramono Anung Buka Pihak Pengusul Renovasi Ruang Banggar
pramono anung/ist
RMOL. Saling lempar tanggung jawab antara Sekjen DPR, Badan Anggaran, dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) terkait renovasi gedung DPR, khususnya ruang Banggar, terus berlanjut. Lalu siapakah sebenarnya yang mengusulkan renovasi tersebut?

Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, sedikit membuka tabir ini. Pramono Anung mengatakan sudah memanggil Sekjen DPR, Nining Indra Saleh, dua hari lalu. Dari situ Pramono mendapatkan laporan lengkap bahwa ada surat permintaan dari Banggar untuk merenovasi ruangan. Surat itu dibuat pada Juli dan Agustus 2011.

"Intinya (dalam surat itu), Banggar memerlukan ruangan yang representatif," kata Pramono di gedung DPR/MPR Jakarta (Rabu, 18/1).

Sementara itu, masih kata Pramono, design ruangan ditentukan oleh ketiga belah pihak, yaitu Setjen, BURT dan Banggar. Ketiga pihak ini juga yang akhirnya menentukan alokasi anggran.

"Dalam proses ini sudah jelas terlihat siapa yang mememinta ruangan itu," demikian Pramono. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA