ILMUWAN IRAN DIBOM

Israel Bantah Terlibat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 14 Januari 2012, 20:35 WIB
Israel Bantah Terlibat
Simon Peres/ist
RMOL. Presiden Israel membantah tuduhan bahwa Israel terlibat dalam pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran yang juga menjabat Kepala Departemen Pengayaan Uranium, Mostafa Ahmadi Roshan, Rabu lalu (11/1).

"Saya tahu setiap ada kejadian yang salah di Iran itu dituduhkan ke Amerika Serikat dan Israel. Tapi Israel memang tak terlibat," kata Simon Peres sebagaimana dikutip Hareetz (Sabtu, 14/1).

Ulama terkemuka Iran sebelumnya menduga ada  keterlibatan CIA dan Mossad atas pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran dalam siaran radio negara Iran.

Roshan bersama supirnya tewas dalam sebuah ledakan bom. Ia adalah ilmuwan nuklir ketiga Iran yang  terbunuh oleh bom yang ditempatkan di bawah mobil dalam dua tahun terakhir.

“Mereka yang bertanggung jawab tidak akan mengaku, tapi serangan itu telah dilakukan melalui perencanaan yang sistemik," tuduh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei kepada Israel.

Munculnya berbagai tudingan ini setelah panasnya ketegangan Iran dan Amerika selama beberapa pekan lalu. Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak di Teluk Persia, setelah khawatir penerapan sanksi baru atas nuklir. Iran juga menghukum mati mereka yang dituding menjadi mata-mata Amerika.[arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA