PDIP dan PKB: Pansus Agraria untuk Selesaikan Konflik Lahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 09 Januari 2012, 19:04 WIB
PDIP dan PKB: Pansus Agraria untuk Selesaikan Konflik Lahan
ilustrasi/ist
RMOL. PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepakat akan membentuk Pansus konflik agraria DPR.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko dan Malik Haramain dari Fraksi PKB berharap Pansus akan mampu menggali dan menyelesaikan berbagai konflik pertanahan atau agraria seperti di Mesuji dan Bima dan konflik agraria lainnya.

"Bayangkan, rakyat yang mati dalam kasus tanah ini selama 2004-2010 ini mencapai sekitar 189 orang. Untuk itu dengan Pansus ini DPR akan memanggil seluruh pihak-pihak yang terlibat, baik pemerintah, investor, pengusaha, pemerintah daerah dari gubernur, bupati, walikota dan lain-lain," ujar Budiman kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.

Sementara menurut Malik Haramain, kebijakan agraria selama ini lebih berpihak kepada pengusaha dan tidak membela rakyat.

"Pemerintah tak berani memberi perlindungan atau punishment. Itu tercermin dalam kasus Mesuji, Sape NTB dan lainnya. Dan, cara-cara aparat terhadap rakyat justru dengan kekerasan, penembakan dan bahkan sampai tewas. Jadi, kami mendukung Pansus agraria yang tak adil pada rakyat," tegas mantan Sekjen DPP GP Ansor ini. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA