Demikian disampaikan Ketua DPR, Marzuki, Alie di gedung DPR Jakarta (Rabu, 28/12).
Pertama, kata Marzuki, kepala daerah dan wakil kepala daerah diusung oleh partai berbeda namun berkoalisi. Sedangkan dua partai tersebut dipastikan memiliki visi, kepentingan dan tujuan yang berbeda.
"Kalau dalam kampung saya ada ungkapan satu perahu tapi tidak satu kajang. Artinya satu perahu tapi lain tujuan," kata Marzuki.
Kedua, lanjut Marzuki, karena ada kecurigaan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah. Kepala daerah khawatir bila wakilnya akan menjadi pesaing.
"Makanya seringkali para wakil daerah tidak diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan masyarakat, dan tugas tersebut diserahkan kepada sekretaris daerah," demikian Marzuki Alie.
[ysa]
BERITA TERKAIT: